Pusat Pupuk Organik

Pusat Pupuk Organik

Budidaya Udang Dengan Nasa

BUDIDAYA UDANG DENGAN NASA
 CARA BUDIDAYA UDANG

Budidaya udang agar cepat panen dilakukan pemeliharaan atau pengelolahan secara benar, cara budidaya harus memperhatikan faktor-faktor penentu berhasil atau tidaknya dalam budidaya udang. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau tidaknya antara lain kualitas bibit/benur, cara budidaya / pemeliharaan, pengolahan pakan dan pengelolaan kolam.

Cara Budidaya Udang Denggan TON Nasa
Bibit / benur
Benur yang sehat mmempunyai ciri berwarna tegas / tidak pucat baik hitam maupun merah, sehat, mempunyai tubuh yang lengkap serta aktif bergerak.

Pengolahan Lahan :
1. Pengangkatan lumpur setiap selesai budidaya agar racun yang terkandung dalam kolam bisa terangkat jika kolam tanah maka bisa dibajak maupun dibalik menggunakan cangkul.
2. Pengapuran dilakukan setelah pengangkatan supaya pH yang terkandung dalam kolam akan stabil dengan dosis 1ton/Ha.
3. Pengeringan dilakukan setelah penaburan dolomit supaya penyakit mati oleh panasnya sinar matahari.
4. Perlakuan TON untuk mengembalikan kesuburan lahan serta mempercepat pertumbuhan pakan alami / plankton dan menetralkan senyawa beracun, lahan perlu diberi perlakuan TON dengan dosis 5 botol/Ha untuk tambak yang masih baik atau masih baru dan 10 botol TON untuk areal tambak yang sudah rusak. Caranya masukkan sejumlah TON kedalam air, kemudian aduuk hingga larut. Siramkan secara merata keseluruh areal lahan tambak.

Pemasukan Air
Setelah diberikan 3 hari, air dimasukkan ketambak. Pemasukan air yang pertama setinggi 10-25 cm dan biarkan beberapa hari, untuk memberi kesempatan bibit-bibit plankton tumbuh setelah dipupuk TON. Setelah itu air dimasukkan hingga minimal 80 cm. Perlakuan Saponen bisa dilakukan untuk membunuh ikan yang masuk ketambak. Untuk menyuburkan plankton sebelum benur ditebar, air dikapur dengan Dolomit atau Zeolit dengan dosis 600 kg/Ha.

Penebaran Benur
Penebaran benur setelah plankton tumbuh yang ditandai kecerahan air dan dilakukan secara hati-hati, cara penebaran : adaptasi suhu plastik wadah benur direndam selama 15-30 menit, sebaiknya pengikat plastik benur dibiarkan terbuka supaya udara bisa berganti keluar masuk kemudian benur siap dimasukkan kekolam.

Pemeliharaan Kolam
Untuk pergantian air kolam sebaiknya dilakukan secara hati-hati karena udang masih rentan terhadap perubahan kondisi air. Untuk menjaga air kolam supaya stabil pada saat penambahan air baru sebaiknya menggunakan TON dengan dosis 1-2 botol / Ha dan pada setiap pergantian air baru maka sebaiknya juga ditebar TON setiap 15 hari sekali.

Pakan Udang
Pakan alami udang berupa plankton, siput, serangga dll, selain pakan alami juga pakan berupa pelet pada budidaya semi intensif apalagi intensif pakan buatan / pelet sangat dibutuhkan karena dengan padatnya penebaran yang tinggi, pakan alami tidak akan cukup maka untuk mencukupi pakan bisa menggunakan produk khusus tambak organik nasa TON NASA.

Kebutuhan pakan awal untuk setiap 100.000 ekor adalah 1 kg, selanjutnya tiap 7 hari sekali ditambah 1 kg hingga umur 30hari. Mulai umur tersebut dilakukan cek ancho dengan jumlah pakandi ancho  10% dari pakan yang diberikan. Waktu angkat ancho untuk size 1000-166 adalah 3jam, size 166-66badalah 2,5jam, size 66-40 adalah 2,5jam dan kurang dari 40 adalah 1,5 jam dari pemberian.
Untuk meningkatkan pertumbuhan udang, perlu penambahan nutrisi lengkap dalam pakan. Untuk itu, pakan harus dicampu dengan VITERNA Plus dan POC NASA yang mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin dengan dosis 5cc/kg pakan untuk umur dibawah 60hari dan setelah itu 10cc/kg pakan hingga panen.

Panen Udang
Pemanenan sebaiknya dilakukan pada malam hari agar tidak terkena sinar matahari jika terkena sinar matahari udang yang mati akan cepat membusuk, rata-rata panen udang yang normal kurang lebih 120hari.


PEMESANAN PRODUK / KONSULTASI PRODUK HUBUNGI
AGEN RESMI 
HADI YANTO N-475653
WA / HP
0852.2771.0992 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Udang Dengan Nasa"

Posting Komentar